Hello... whatsssuupp...
kembali lagi bersama saya Khikmatur Rasyidah, panggil aja Oci :) itu nickname aku kkk~
Di postingan kali ini,
(yang jelas ngga bakal banyak bacot) aku mau ngebahas tentang Pahlawan. Nyadar
ngga sih kalau di sekitar kita juga ternyata ada pahlawan? Pahlawan ngga yang
harus bertempur di medan perang, bawa senjata, naik teng baja, ataupun
sebagainya. Ambil aja contoh dari lingkungan sekitar rumah atau sekolah.
Misalnya guru, dokter, tukang sapu jalan, tukang sampah, mereka juga bisa
disebut pahlawan, Pahlawan di jaman modern macem sekarang ini, sosok pahlawan
yang juga sangat kita butuhkan :)
Beliau bernama Neli Puspa
Dewi. Dilahirkan di Aceh, 19 Maret 1967.
Merupakan anak pertama dari empat bersaudara, Buah hati dari Bapak Latif dan
Ibu Ida Zuraida. Meskipun dilahirkan di Aceh, beliau tinggal dan besar di
Palembang. Beliau bersekolah di SD Muhammadyah 1 Palembang, dan lulus sekitar
tahun 80-an lebih... (lupa tahunnya -_-) lalu melanjutkan pendidikannya ke SMP
Muhammadyah 1 Palembang. Setelah itu, beliau melanjutkan ke jenjang yang lebih
tinggi dan bersekolah di SPK PPI PALEMBANG. beliau ingin menjadi perawat >,< setelah lulus dari SPK PPI Palembang, beliau langsung bekerja di Puskesmas
Tanjung Raja OKI pada tahun 1990. Kemudian
beliau mutasi ke Sukabumi pada tahun 1998, dan bekerja di Puskesmas
Kadudampit. Tahun 1998 itu bertepatan dengan tahun kelahiran anak pertamanya.
Beliau telah merasakan
asam, manis, pahit, asin tinggal di Jawa Barat, tepatnya di Sukabumi. Selama
kurang lebih 13 tahun, ditemani oleh sang suami Sumarno,S.Pd yang berprofesi
sebagai seorang guru SMA. Pada 4 April 1998 beliau melahirkan anak pertamanya
di Palembang, yang diberi nama Khikmatur Rayidah. Kemudian pada tahun 2008
beliau di anugerahi dua anak kembar yang dilahirkan di Sukabumi pada tanggal 8
Desember, bernama Naurah Nuraini Azmi dan Thalita Nuraini Azmi. di Sukabumi
beliau tinggal di Perum Babakan Damai, Jl. Patin Blok. 11 No.12 RT/RW 30/10
Cisaat-Sukabumi, bersama keluarga kecilnya yang tentu sangat beliau cintai.
Selama bekerja sebagai
perawat di Sukabumi, beliau tak jarang membawa anak pertamanya (sebelum anak
kembar lahir) untuk ikut bekerja. Pernah suatu ketika beliau ditugaskan bersama
perawat-perawat yang lain untuk mengunjungi sekolah di desa-desa terpencil di
kabupaten Sukabumi. Saat itu aku (anaknya) diajak untuk ikut. Perjalanan ke
desa tersebut cuku memakan banyak waktu, apalagi kami harus menaiki mobil
ambulance ke desa tersebut. Jalan menuju desa juga tidak rata, masih berupa
bebatuan dan tanah becek. Jadi berasa banget pegelnya duduk menyamping di dalam
ambulance selama beberapa jam. Sesampainya di sekolah dasar yang dituju,
ternyata keadaan sekolah juga tidak terlalu baik. Sekolah tersebut dekat dengan
kandang kambing dan muridnya masih ada yang memakai sandal. Lantai kelasnya
becek dan kotor. Para perawat, termasuk beliau mulai menjalankan tugasnya memeriksa
kesehatan siswa, mulai dari berat badan, tinggi badan, menyuntik, dan tes
golongan darah.
Dari ikut kegiatan itulah
aku merasakan tidak mudahnya menjadi seorang perawat. Apalagi kalau sudah
diutus untuk pergi ke desa-desa terpencil yang minim akan fasilitas maupun
transportasi, terlebih lagi apabila kita diharuskan untuk menginap di desa
tersebut.
Setelah 13 tahun
berkelana di Sukabumi, tepat saat anak pertamanya menduduki bangku SMA, beliau
beserta keluarganya pindah ke Palembang, tepatnya ke Oku Timur. Sekarang beliau
tinggal di Bedilan, dan bekerja di Puskesmas Gumawang.
Demikian seorang sosok
pahlawan dimataku :) selain beliau, masih banyak sosok-sosok pahlawan di
sekitar kita yang sangat berjasa ^^ Terimakasih telah mengunjungi blogku dan
telah membaca postingan ini, jangan lupa tinggalkan komentarnya ^^ komen di
postingan sebelumnya juga boleh dong???
Hehehe.....
























